GEMPAR

Diduga Dana Rp300 Juta Melayang, Proyek Pembangunan TPS Dusun Jumput Desa Jumputrejo Mangkrak Sejak 2023  

SIDOARJO || GemparNews– Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di Dusun Jumput, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, hingga kini tak kunjung terealisasi. Padahal, proyek yang digagas sejak 2023 itu disebut-sebut telah menelan biaya sekitar Rp300 juta.

Akibat mangkraknya pembangunan, sampah warga Dusun Jumput menumpuk di lahan terbuka. Pantauan Selasa, 17 Juni 2026, tumpukan sampah menggunung setinggi 1,5 meter dan meluber ke jalan desa yang jadi jalur alternatif padat pekerja Sidoarjo-Surabaya.

~Dana Sudah Keluar, Bangunan Tidak Ada

“Sosialisasinya 2023 mau dibangun TPS yang lebih layak. Katanya anggaran sudah turun sekitar 300 juta. Tapi sampai sekarang wujudnya tidak ada, yang ada cuma sampah makin banyak,” keluh S ( 42) warga RT 03 Dusun Jumput.

Warga mengaku resah karena bau menyengat dan lalat mulai masuk ke permukiman, terutama saat musim hujan. Air limbah dari tumpukan sampah juga mencemari selokan warga dekat Perumahan Surya Asri 2 dan Sinar Harapan Regency.

~Pemdes: Masih Proses

Kepala Dusun Jumput, saat dikonfirmasi membenarkan proyek TPS itu belum berjalan.

“Anggaran 2023 memang ada untuk pembangunan awal. Tapi ada kendala sehingga belum bisa dilanjut,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak desa sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo untuk mencari solusi. Namun, ia belum bisa memastikan kapan pembangunan akan dimulai kembali.

Warga Minta Kejelasan

Warga menuntut transparansi penggunaan dana Rp300 juta yang sudah terserap. “Kalau memang belum bisa bangun, minimal ada pengangkutan rutin. Jangan sampai uang habis, sampah juga makin parah,” tegas LS warga sekitar .

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DLHK Sidoarjo terkait mandeknya proyek TPS Dusun Jumput dan alokasi dana yang telah dikeluarkan. (Tim Investigasi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *