GEMPAR

Peringatan Haul Agung Pendiri PP Darus Sholihin Benowo: Kenang Jasa & Teladani Keteladanan KH Ahmad Ridwan Yasin ke-10 serta Nyai Hj. Lathifatul Hafidhoh ke-4

img 20261004 wa0025

SURABAYA || GemparNews – Suasana haru, khidmat, dan penuh berkah menyelimuti Pondok Pesantren Darus Sholihin (PPDS), Jalan Raci, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya, saat digelarnya peringatan haul agung pendiri sekaligus sesepuh pondok, yakni Almaghfurlah KH Ahmad Ridwan Yasin yang genap ke-10, serta Almaghfurlah Nyai Hj. Lathifatul Hafidhoh yang ke-4. Acara pengajian umum ini berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan tamu undangan serta masyarakat luas.(4/10/2026).

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat lingkungan setempat, para santri, wali santri, serta warga dari berbagai penjuru Kota Surabaya dan daerah sekitarnya.

Hadir secara langsung dalam acara tersebut antara lain:

-KH Ibnu Su’ud Faishol, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Arfiyyah Nganjuk, yang bertindak sebagai penceramah utama;

-KH Futuhuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Darus Sholihin;

-KH Imam Syafi’i, Pengasuh Majelis Dzikir Syifaul Qulub;

-H. M. Iqbal Al-Ahbab, S.H., Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pakal yang baru menjabat;

-Unsur Forkompimcam Kecamatan Pakal;

-Para Kiai, para ulama dan tokoh agama se-Kecamatan Pakal dan sekitarnya;

-Lurah Benowo beserta jajarannya;

-Para santri, wali santri, pengurus Muslimat, kaum muslimin dan muslimat, serta masyarakat umum yang memadati lingkungan ponpes.

Dalam ceramah agungnya, KH Ibnu Su’ud Faishol menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar mengenang kepergian orang-orang saleh, melainkan momen penting untuk mengambil pelajaran, meneladani sifat-sifat mulia, serta meneruskan jejak perjuangan yang telah dirintis.

“Mengingat jasa-jasa beliau berdua, KH Ahmad Ridwan Yasin dan Nyai Hj. Lathifatul Hafidhoh, berarti kita mengingat bahwa pondok pesantren ini lahir bukan dari kemewahan, melainkan dari kesungguhan, kesabaran, dan pengorbanan yang luar biasa. Beliau mendirikan lembaga ini semata-mata untuk menjaga kelestarian agama, mencerdaskan umat, dan membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujar KH Ibnu Su’ud Faishol disambut keheningan khidmat para jamaah.

Beliau menekankan bahwa sosok Almarhum KH Ahmad Ridwan Yasin dikenal sebagai pendiri yang rendah hati, teguh pendirian, dan selalu mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi. Sementara Almarhumah Nyai Hj. Lathifatul Hafidhoh dikenal sebagai pendamping setia yang penuh kelembutan, tekun dalam ibadah, dan menjadi teladan bagi kaum perempuan dalam membangun keluarga serta mendakwah lewat keteladanan.

“Menghadiri haul ini berarti kita berjanji dalam hati: tidak melupakan jasa mereka, tidak melupakan ajaran mereka, dan berusaha melanjutkan apa yang belum tuntas mereka kerjakan,” tambahnya.

KH Ibnu Su’ud juga mengajak seluruh jamaah memperbanyak doa, sedekah, dan amal saleh untuk mendoakan keberkahan bagi kedua almarhum, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga, antarulama, dan antarunsur masyarakat agar kebersamaan di lingkungan Benowo, khususnya di sekitar Pondok Pesantren Darus Sholihin, semakin kokoh dan harmonis.

Sementara itu, KH Futuhuddin selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darus Sholihin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan, para ulama, pejabat, warga, serta semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir dalam acara penuh berkah ini.

“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga amanah yang dititipkan oleh kedua orang tua kami. Semoga kebersamaan ini menjadi amal jariyah yang tidak terputus pahalanya bagi beliau berdua,” ungkapnya.

Pengasuh majelis dzikir Syifaul Qulub Benowo , KH. Imam Syafii dalam sambutannya juga mengapresiasi terselenggaranya acar yang penuh kedamaian ini, menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren menjadi kekuatan utama dalam menjaga kerukunan dan kemaslahatan masyarakat. Dan acara ditutup dengan doa untuk pondok pesantren Darussholihin dan seluruh masyarakat yang hadir.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *