Klarifikasi Resmi: Isu Iuran Rp75 Ribu di SMPN 1 Anggaswangi Dipastikan Tidak Benar
Sidoarjo – Pihak SMPN 1 Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya informasi mengenai adanya penarikan iuran sebesar Rp75.000 per siswa untuk kegiatan Idul Adha.
Pihak sekolah memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan tidak pernah terjadi di lingkungan sekolah. Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan pemberitaan yang telah beredar luas di masyarakat dan menimbulkan kesalahpahaman.
Kepala sekolah menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan, instruksi, maupun praktik penarikan iuran dalam bentuk apa pun terkait kegiatan Idul Adha. Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan peringatan hari besar keagamaan di sekolah dilaksanakan secara sukarela, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, pihak sekolah juga menegaskan bahwa tidak terdapat oknum guru, staf, maupun pihak lain yang melakukan pungutan tersebut. Informasi yang beredar disebut sebagai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami sangat menyayangkan adanya penyebaran informasi yang tidak benar ini. Hal tersebut berpotensi mencoreng nama baik institusi pendidikan serta menimbulkan keresahan di kalangan orang tua siswa dan masyarakat,” ujar perwakilan sekolah dalam keterangannya.
Pihak sekolah juga mengimbau kepada masyarakat dan para wali murid untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta melakukan konfirmasi langsung kepada pihak terkait sebelum mempercayai sebuah kabar.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami kondisi yang sebenarnya dan tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak valid. Pihak SMPN 1 Anggaswangi berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, integritas, dan kepercayaan publik dalam menjalankan kegiatan pendidikan.
Di sisi lain, SMPN 1 Anggaswangi dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan yang aktif dan berprestasi, tidak hanya di lingkungan internal sekolah, tetapi juga dalam berbagai kegiatan eksternal yang melibatkan peserta didik secara luas. Sekolah ini kerap menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti lomba, kuis, dan kompetisi yang terbuka, bahkan sering kali memberikan dukungan berupa fasilitas maupun hadiah bagi para peserta.
Tidak hanya itu, kontribusi sekolah juga dirasakan oleh institusi pendidikan lain di luar lingkungan sekolah, di mana SMPN 1 Anggaswangi turut membantu mendorong peningkatan prestasi melalui kolaborasi kegiatan dan partisipasi aktif dalam berbagai ajang kompetisi.
Dengan rekam jejak tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa sangat tidak logis apabila muncul tudingan adanya penarikan iuran sebesar Rp75.000 per siswa hanya untuk kegiatan Idul Adha. Selama ini, kegiatan sekolah selalu dikelola secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip kebersamaan tanpa memberatkan peserta didik maupun orang tua.
Klarifikasi ini sekaligus mempertegas komitmen sekolah dalam menjaga integritas serta terus berkontribusi positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. (Red).
