DAERAHSOSOK

Mobil Legislator PKB Gus Hilman Ringsek Parah, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Gresik || Gempar.news –

Kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Innova bernomor polisi N-1297-NB yang ditumpangi rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, menyisakan duka mendalam sekaligus memunculkan berbagai pertanyaan serius terkait faktor keselamatan perjalanan di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro). Insiden tragis tersebut terjadi pada Sabtu dini hari (23/5/2026), sesaat setelah rombongan menghadiri agenda kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Perjalanan yang semula berlangsung sebagai bagian dari agenda silaturahmi dan kegiatan sosial-keagamaan itu berubah menjadi tragedi berdarah. Benturan keras yang terjadi di ruas tol diduga menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah hingga mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia di lokasi maupun saat penanganan medis. Korban meninggal diketahui bernama Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, yang disebut merupakan bagian dari staf pendamping Gus Hilman selama kegiatan di wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Suasana duka menyelimuti keluarga korban maupun lingkungan internal pendukung Gus Hilman. Sejumlah kerabat dan kolega menyebut kedua korban dikenal aktif mendampingi berbagai agenda sosial dan politik sang legislator muda. Kecelakaan ini pun memantik sorotan publik karena kembali memperlihatkan tingginya angka kecelakaan fatal di jalur tol yang seharusnya memiliki standar keamanan lebih baik dibanding jalur arteri biasa.

Muhammad Hilman Mufidi sendiri diketahui merupakan putra dari Jazilul Fawaid, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan yang juga dikenal sebagai tokoh senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Nama Gus Hilman dalam beberapa tahun terakhir mulai mencuat sebagai representasi generasi muda Nahdliyin di parlemen. Namun tragedi yang menimpanya kini justru menjadi perhatian luas masyarakat Jawa Timur, khususnya kalangan pesantren dan kader PKB.

Pasca kecelakaan, Gus Hilman sempat dikabarkan berada dalam kondisi kritis akibat luka serius yang dialaminya. Politikus muda tersebut kemudian dirujuk dan menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Informasi terbaru menyebut kondisinya mulai menunjukkan perkembangan positif setelah melewati fase kritis dalam penanganan medis beberapa hari terakhir.

Meski demikian, publik masih mempertanyakan kronologi detail kecelakaan maut tersebut. Banyak pihak menilai perlu ada transparansi penuh terkait hasil investigasi, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, kelelahan usai agenda padat, hingga aspek keamanan ruas Tol Paspro yang belakangan juga kerap menjadi sorotan karena beberapa insiden fatal.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, menjelaskan bahwa terdapat empat orang di dalam kendaraan saat kecelakaan terjadi. Dua orang meninggal dunia, sementara Gus Hilman dan sopir berhasil selamat meski mengalami luka serius. Keduanya sempat mendapatkan penanganan darurat sebelum akhirnya dirujuk ke Surabaya karena kondisi yang cukup mengkhawatirkan.

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan kendaraan, hingga pengumpulan keterangan saksi disebut masih terus dilakukan. Aparat juga belum memberikan kesimpulan final apakah insiden dipicu human error, faktor teknis kendaraan, maupun kondisi jalan saat kejadian.

Tragedi ini kembali menjadi pengingat keras bahwa keselamatan perjalanan darat, termasuk di jalan tol, masih menyimpan persoalan serius. Di tengah padatnya mobilitas pejabat publik dan aktivitas perjalanan lintas daerah, aspek keselamatan berkendara semestinya menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas. Publik kini menunggu hasil investigasi kepolisian agar peristiwa yang merenggut nyawa tersebut tidak berhenti sebagai kabar duka semata, melainkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan perjalanan di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *